| French manicure biasanya dilakukan dalam tiga pilihan warna: pink pucat, beige (krem), atau bening, dengan ujung warna putih (white tips). Lakukan di pagi atau sore hari saat Anda sedang bersantai agar hasilnya lebih sempurna. ALAT YANG DIBUTUHKAN • Scrub & lotion tangan • Kikiran • Gunting kutikula • Stik kayu untuk mendorong kutikula • Gunting kuku (optional) • Base coat dan top coat • Kuteks putih untuk ujung kuku • Kuteks warna pink / beige Langkah-langkahnya: 1. Gunakan scrub untuk menghaluskan kulit tangan sebelum mulai mengerjakan kuku. Rendam tangan dalam air hangat, keringkan dengan handuk kemudian gunakan pelembap tangan. Jika mengenakan kuteks, hapus bersih terlebih dahulu sebelum merendamnya. 2. Guntinglah kuku sesuai selera Anda, bentuk oval atau lurus. 3. Bentuk sisi kiri dan kanannya dengan kikiran sambil mengikuti bentuk natural jari Anda. Untuk french manicure, panjang yang ideal sekitar 3 mm dari ujung kuku. 4. Oleskan obat kutikula kemudian dorong ke arah belakang dengan alat pendorong kutikula yang terbuat dari gagang kayu. 5. Gunting kutikula yang masih tersisa dengan gunting khusus kutikula. Hati-hati jangan sampai melukai jari Anda. 6. Oleskan basecoat untuk meratakan dan melindungi permukaan kuku, lalu oleskan kutek pink muda atau krem untuk warna dasar. Ulangi lagi setelah lapisan pertama benar-benar kering. 7. Pastikan Anda duduk dengan posisi nyaman sebelum mulai menggambar ujung kuku dengan kuteks warna putih. Mulailah dari ujung kemudian sambungkan di bagian tengah sambil mengikuti lekukan alami kuku Anda. 8. Setelah ujung kuku kering, oleskan topcoat untuk menjaga agar kuteks tahan lama dan melindunginya dari goresan. Setelah 10 menit, oleskan lapisan kedua agar kuku lebih berkilap dan memberi perlindungan ekstra. ALAT ‘BANTU’ EKSTRA Agar hasilnya maksimal seperti yang dilakukan ahlinya, lengkapi juga dengan peralatan berikut ini.
[Dari femina 13 / 2008] |
French Manicure
Sabtu, 24 Juli 2010
Diposting oleh
KURNIA TRIYULI
di
06.04
0
komentar
Memanjakan Kulit Sensitif
| MENGAPA SENSITIF? Menurut dr. Eddy Karta, SpKK, kulit sensitif adalah kondisi di mana kulit memberikan respons berlebih terhadap perubahan suhu atau bahan kosmetik tertentu yang bisa mengganggu kesehatan kulit. Misalnya, perubahan suhu yang ekstrem dari ruangan ber-AC ke ruangan yang terekspos paparan sinar matahari. Atau bisa juga akibat perpindahan ke tempat yang iklimnya sangat berbeda. Penyebab lain yang juga sering dijumpai adalah akibat penggunaan produk kosmetik yang salah. Beberapa jenis kosmetik mungkin saja memiliki kandungan bahan aktif yang tidak bisa diterima oleh kulit. Selain itu, penggunaan kosmetik dalam porsi yang berlebihan atau pemakaian dalam jangka waktu yang terlalu panjang juga dapat memicu kulit menjadi sensitif. Anda yang berkulit normal, jangan bersenang hati dulu. Sebab, tidak menutup kemungkinan kondisi kulit yang normal akan mengalami perubahan menjadi lebih sensitif. “Ini terjadi jika kita terlalu sering berlebihan menggunakan produk kosmetik yang mengandung bahan yang bersifat mengangkat sel kulit sehingga lapisan kulit lambat laun akan bertambah tipis,” papar kosmetolog Juliana Yu dari House of Skinnovation. Kulit sensitif juga bisa dikarenakan oleh paparan sinar UV dan bahan makanan tertentu. Pada saat kulit terbakar matahari, pembentukan struktur kolagen pada kulit menjadi tidak sempurna, begitu juga dengan pigmen dan melanin kulit yang membuat proses penuaan terjadi lebih awal sehingga kulit menjadi sensitif. Sensitivitas kulit sering kali muncul pada saat kita mengonsumsi bahan makanan tertentu. Kondisi ini dipicu oleh adanya penolakan tubuh atau alergi terhadap makanan tersebut. Misalnya, makanan pedas, makanan atau minuman dengan kandungan ragi, cokelat, cuka, kafein, atau alkohol. Jika kulit Anda termasuk dalam golongan kulit sensitif, tentu saja Anda tidak boleh memperlakukan kulit dengan sembarangan. Anda dituntut ekstra hati-hati dalam memilih kosmetik, mengonsumsi makanan, dan melindungi kulit dari sinar UV serta perubahan suhu. Caranya?
Waktu: 120 menit Merawat kulit sensitif memang harus ekstra hati-hati karena kulit tidak dapat menerima sembarang perawatan. Tidak ada salahnya Anda mencoba menjaga kecantikan kulit dengan facial oksigen. Facial ini menggunakan oksigen murni dan kombinasi serum botanical untuk meningkatkan kadar oksigen pada kulit wajah dan membantu meregenerasi sel serta menanggulangi berbagai dampak polusi dan radikal bebas dengan menghilangkan toksin dari kulit wajah. Tahapan: 1 Wajah dibersihkan terlebih dahulu dengan cleansing, toner, dan scrub. Kandungan ekstrak ginseng, green tea, dan lemon dapat mengembalikan kelembapan dan menjaga keseimbangan pH kulit. 2 Pengolesan masker enzim untuk membantu proses pengangkatan sel kulit mati. 3 Pijat bagian wajah dan dada untuk relaksasi sebelum proses ekstraksi. Pemijatan ini tidak dilakukan pada areal kulit yang sangat sensitif. 4 Semprot oksigen murni dan serum untuk memperbaiki kondisi kulit dan mencerahkan kulit wajah. SENSITIF ATAU IRITASI BIASA? Pada saat timbul reaksi yang tak biasa pada kulit, banyak orang langsung mengatakan bahwa kulit mereka termasuk golongan kulit sensitif. Padahal, tidak selalu demikian. 1 Symptom rocacea bukan digolongkan sebagai kulit sensitif. Cirinya adalah kulit cepat sekali memerah, belang, pori-pori membesar, tekstur kulit terasa kencang dan terkadang muncul jerawat. Biasanya disebabkan oleh perubahan hormon akibat penggunaan pil KB dalam jangka waktu lama atau dapat juga karena konsumsi makanan pedas, kafein, alkohol, stres, dan akibat perubahan suhu udara yang ekstrem. Kondisi ini dapat diredakan dengan antibiotik. 2 Eczema. Biasanya dideteksi dengan munculnya blister (semacam lecet) pada kulit wajah, ruam merah, dan lapisan kulit yang terkelupas, sering juga disertai rasa gatal. Eczema terjadi karena penolakan tubuh terhadap bahan tertentu atau alergi. 3 Sun damage. Merupakan reaksi yang ditimbulkan saat kita berjemur di bawah sinar matahari, meski sudah menggunakan tabir surya. Kulit menjadi terbakar dan timbul bercak kecokelatan. Penulis: Wuri Handayani [Dari femina 13 / 2010] |
Diposting oleh
KURNIA TRIYULI
di
06.04
0
komentar
Kembali Muda
| Khasiat facial emas ini menjadi lebih kuat bila dikombinasi dengan penggunaan kepompong emas. Kepompong emas yang dihasilkan oleh ulat sutra memiliki kadar protein yang lebih tinggi dibanding kepompong biasa. Sehingga, memberi nutrisi lebih optimal pada kulit. Apabila dilakukan secara rutin, manfaat penting dari facial ini yang bisa dirasakan antara lain: • Meregenerasi sel baru, memperbaiki struktur kulit secara cepat. • Menangkal radikal bebas, melancarkan sirkulasi darah. • Menambah elastisitas kulit, membuat kulit sehat dan kenyal. • Menghilangkan garis-garis penuaan di sekitar mulut. FACIAL FUSION: EMAS & KEPOMPONG EMAS Pada intinya hasil sinergi dari 2 perawatan ini (facial emas dan kepompong emas) adalah proses eksfoliasi (pengelupasan) sel kulit mati yang lebih mendalam. Selain itu proses regenerasi sel kulit baru pun lebih cepat. Hasilnya, selain kulit terasa kenyal dan terlihat lebih muda, pada beberapa kasus, keluhan seperti kantong mata dan lingkaran hitam juga bisa teratasi. TAHAPANNYA: 1 Sisa riasan dibersihkan menggunakan susu pembersih yang sesuai dengan jenis kulit. 2 Saatnya relaks sambil menikmati olesan golden scrub, yaitu gel pembersih yang mengandung butiran emas. 3 Setelah dibersihkan, wajah dipijat menggunakan krim wajah. Dilanjutkan dengan penotokan pada titik akupresur sekitar wajah, dada, dan punggung. 4 Saat dilakukan totok, kepompong emas direndam selama 3 menit dalam air suam-suam kuku. 5 Wajah dieksfoliasi dengan kepompong. Gerakan berputar yang lembut akan mengangkat kulit mati yang tersisa tanpa menimbulkan iritasi. Protein dalam kepompong emas akan terserap dalam kulit dan bekerja memperbaiki sel yang rusak. Pada kepompong emas terdapat lapisan fibroin, semacam protein yang membantu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet. 6 Kolagen gel emas diratakan pada wajah dan leher. Agar formulanya meresap lebih sempurna, dibantu dengan mesin galvanic. Gel ini bersifat anti penuaan, membantu meningkatkan elastisitas dan meremajakan sel kulit. 7 Dilanjutkan dengan masker kolagen emas yang mendinginkan wajah. Pada tahap ini elastisitas kulit dioptimalkan dengan memanfaatkan energi senyawa dalam serbuk emas 24 karat. Kandungan kolagen dari masker ini mudah diserap kulit dan berkhasiat mengencangkan dan mengenyalkan kulit. 8 Terakhir, wajah diberi serum emas. Gunanya, untuk mencerahkan, meremajakan dan menyamarkan noda pada kulit. PENTING DIKETAHUI
[Dari femina 11 / 2010] |
Diposting oleh
KURNIA TRIYULI
di
06.03
0
komentar
Bye-Bye Rambut Rusak
| 2 Penggunaan produk rambut yang banyak mengandung bahan kimia merupakan salah satu penyebab rambut terlihat kering, kusam dan sulit diatur. Selain shampoo rambut Anda membutuhkan pemakaian conditioner secara rutin yang sesuai. Pilih yang mampu melembutkan dan menutrisi rambut rusak di setiap helaiannya. Sunsilk conditioner damaged hair treatment mampu melakukannya. 3 Mandi shower air panas memberi efek relaksasi yang menyenangkan, tapi perlu diingat, bahwa terlalu sering keramas menggunakan air panas dapat membuat rambut menjadi kering dan mudah rusak. Selalu bilas dengan air dingin agar kutikula rambut yang terbuka mampu tertutup kembali sehingga kelembaban rambut tetap terjaga. 4 Untuk rambut yang telanjur rusak parah, Anda membutuhkan Sunsilk 3 minute treatment yang dapat digunakan seminggu sekali. Hanya butuh waktu selama 3 menit untuk merawat dan memberikan kelenbutan serta nutrisi maksimal untuk rambut rusak. Usapkan mulai dari batang rambut hingga ujungnya seminggu sekali. 5 Selesai keramas, sisirlah rambut dengan sisir bergigi jarang dan terbuat dari kayu. Tidak perlu hingga 100 kali tarikan sisir, seperti mitos yang sering didengar. Cukup dilakukan 3 kali sehari hingga rambut rapi. Menyisir rambut sama halnya dengan melakukan pijatan ringan di kulit kepala, terlalu sering disisir justru membuat rambut menjadi mudah rontok. 6 Olive oil sangat baik untuk rambut. Tak perlu repot mengolesnya, cukup gunakan produk yang mengandung olive oil seperti Sunsilk damaged hair treatment yang mengandung olive serum nutri complex yang memberikan semua yang dibutuhkan oleh rambut rusak. Khasiatnya, merawat secara intensif, sehingga dapat mengurangi rambut patah dan bercabang. 7 Jalani gaya hidup sehat yakni: tidak merokok, rajin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, juga melakukan refreshing dan relaksasi agar pikiran tidak stres. Perbanyak mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin A, C,E, dan selenium karena zat ini sangat baik untuk menjaga kesehatan rambut. rambut patah dan bercabang. 8 Gunting atau trim rambut 6-8 minggu sekali. Ini akan menjaga bentuk rambut Anda dan merapikan ujung-ujung yang bercabang. 9 Batasi pemakaian aksesori rambut seperti topi dan bando, atau mengikat rambut terlalu kencang. Hal ini dapat menimbulkan ‘trauma’ pada rambut. Akibatnya rambut mudah patah dan rontok. 10 Jika sering beraktifitas di luar ruangan, lindungi rambut dari terik sinar matahari secara langsung. Kenakan topi, payung, atau Sunsilk serum damaged hair treatment setiap kali rambut akan berhadapan dengan panas matahari, curling maupun straightening iron. Penulis: Revyana Zulardiani [Dari femina 9 / 2010] |
Diposting oleh
KURNIA TRIYULI
di
06.02
0
komentar
Kunyit Kunci Kulit Kinclong
| Kunyit (Curcuma Longa) mengandung zat anti oksidan yang tinggi dan zat aktif anti peradangan, dan anti bakteri yang dapat membunuh kuman di kulit. Zat anti radang ini berkhasiat untuk mengobati berbagai masalah kulit, seperti jerawat, iritasi dan gatal-gatal. Selain itu juga, ternyata kunyit juga berkhasiat mencerahkan rona kulit. Tapi karena kunyit punya sifat melunturkan warna kuning ke kulit, perawatan yang diterapkan ke kulit perlu proses lebih modern. Kini, ada perawatan baru yaitu facial turmeric (kunyit). Menurut dr. Regine dari CBC Beauty Care, keunggulan perawatan ini adalah menghilangkan peradangan, kemerahan dan iritasi pada kulit. Anggapan bahwa wajah berjerawat tidak boleh difacial agak bergeser dalam kasus ini. Facial ini aman di kulit berjerawat karena kandungan kunyit berkhasiat untuk mengeringkan dan mengurangi sebum (minyak). Selain itu, aman dilakukan baik pada wajah dengan jerawat yang baru muncul, atau jerawat yang masih memerah. Facial Turmeric Durasi: 60 Menit Biaya: Rp. 295.000 1. Pertama, kulit dibersihkan dengan krim pembersih dan setelah itu dioles green tea exfoliating gel untuk mengangkat sel kulit mati. 2. Wajah di-vacuum dengan menggunakan mesin uap, dilanjutkan dengan ekstraksi manual untuk mengangkat komedo. Hanya komedo tertutup (white comedo) dan terbuka (black head) saja yang boleh diekstrasi. Jerawat yang sedang meradang tidak boleh diekstrasi. 3. Kulit kemudian diusapkan alat bersinar high frequency untuk mengurangi kemerahan akibat ekstrasi komedo. 4. Di bagian wajah yang merah atau membengkak, dioles instant super gel yang memberi rasa sejuk dan nyaman (soothing gel) dilanjutkan dengan penggunaan serum untuk memberi rasa nyaman dan menutrisi kulit sensitif. 5. Sebagian wajah dipijat untuk melancarkan peredaran darah hingga wajah pun relaks. Kemudian wajah dioleskan masker turmeric dan didiamkan sekitar 15-20 menit. Kunyit yang digunakan telah melalui proses khusus dengan campuran aneka bahan anti inflamasi dan diproses menjadi berbentuk bubuk. Pemrosesan kunyitnya sendiri telah sudah melewati 5 kali proses penyaringan dengan campuran bahan alami. Hal ini membuat masker kunyit ini tidak meninggalkan warna kuning di kulit. Bedanya dengan masker jerawat lainnya, masker ini tidak menambahkan benzoyl peroxide yang biasa ditemukan di masker jerawat. Zat ini dikenal bersifat antiseptik tapi dapat mengeringkan kulit yang berjerawat meradang dengan sangat cepat. Akan tetapi, efek sampingnya adalah dapat merangsang iritasi makin parah, oleh sebab itu ditidiakan dan hanya menggunakan bahan alami lainnya saja. Usai mengering, masker akan berubah bentuk menjadi seperti topeng karet. Pengangkatannya pun sangat mudah, Hanya perlu dikelupas saja. Penulis: Khairiyyah Sari [Dari femina 8 / 2010] |
Diposting oleh
KURNIA TRIYULI
di
06.00
0
komentar
2 Jurus Wajah Kinclong
| Akupunktur atau tusuk jarum adalah salah satu teknik pengobatan holistik yang sudah dikenal sejak 2 abad sebelum Masehi dari Cina. Teknik tradisional ini bekerja dengan jarum-jarum akupunktur yang ditusukkan di titik meridian yang tersebar di seluruh tubuh. “Titik meridian, yaitu sekitar 3.660 titik utama ditambah 56 titik istimewa, adalah jalur lalu lintas energi yang mengalir di tubuh yang saling terkait dan mempunyai fungsi masing-masing. Karena dalam kacamata pengobatan holistik, aliran energilah yang dipercaya memengaruhi baik tidaknya kondisi tubuh seseorang,” ujar Dr. Tjahyo, spesialis akupunktur estetika dan medis. Titik-titik ini tidaklah nyata. Oleh sebab itu, hanya orang-orang yang ahli atau yang memiliki bakat akupunktur yang mampu merasakan pertemuan simpul-simpul energi ini. Berbeda dengan totok aura yang dapat dilakukan siapa saja. “Meskipun totok aura juga menggunakan teori meridian, namun karena hanya dirangsang lewat tekanan jari, menjadi tidak seefektif akupunktur,” terang Dr. Indrawati Setyono, yang juga spesialis akupunktur. Dalam perawatan fusion ini, akupunktur berfungsi sebagai terapi utama yang bekerja efektif untuk membuat wajah lebih segar, bersinar, mulus, dan tirus jika dilakukan berkala. Sementara terapi totok aura lebih kepada sensasi relaksasi yang dirasakan sebagai hasil akhir. INI CARANYA! 1 Penekanan (totok) dilakukan pada beberapa titik wajah, seperti pelipis dan dagu, ujung bibir dan garis senyum, di bawah tulang pipi dan di pelipis. Memang, inti dari penotokan adalah memperlancar sistem peredaran darah dan metabolisme tubuh, sehingga secara otomatis dapat membantu kulit wajah terasa lebih segar, juga menghilangkan stres dan pena di bagian wajah. Proses ini berlangsung selama 10-15 menit. Kadang-kadang penotokan dilanjutkan dengan memijat area leher dan bahu untuk memaksimalkan relaksasi (optional). 2 Memasuki tahap akupunktur, dokter akan mencermati titik-titik meridian di wajah Anda. Sebelum jarum satu per satu ditusukkan, daerah yang akan ditusuk diseka kapas beralkohol. Titik-titik yang ditusuk tergantung dari kebutuhan pasien berdasarkan hasil diagnosis awal. Namun, biasanya jarum yang digunakan lebih dari 10 buah. Tingkat tekanan jarum disesuaikan dengan cara memutar-mutar jarum. Pada tahap ini waktunya sekitar 10-20 menit, tergantung keluhan pasien. Usahakan tubuh Anda dan semua otot dalam keadaan relaks. Pejamkan mata atau tidur, itu lebih baik. WAJIB TAHU
[Dari femina 2 / 2010] |
Diposting oleh
KURNIA TRIYULI
di
05.58
0
komentar
Ulas Alis
| 1. Rapikan bulu alis Alis tebal maupun tipis perlu dirapikan sesuai jalur garis alaminya. Sisir alis menggunakan sikat alis atau sikat maskara yang bersih ke arah atas, rapikan helai rambut alis menggunakan gunting alis, lakukan dengan teliti, jangan terlalu pendek. 2. Tentukan batas awal Dengan pensil alis sebagai alat bantu, letakkan pensil segaris dengan batang hidung untuk menentukan batas awal alis, berilah tanda. Jika terdapat bulu rambut yang tidak beraturan, cabutlah dengan pinset. Pastikan jarak kedua alis tidak terlalu jauh, karena akan membuat hidung terkesan lebar. 3. Titik lengkung Selanjutnya temukan titik lengkung alis. Pegang pensil tegak, tatapan mata lurus, letakkan pensil di sudut luar bola mata. Pastikan searah dengan puncak alis. Mulailah membentuk ekor alis dari titik ini. 4. Batas ekor alis Garis alis yang terlalu pendek maupun panjang pasti akan membuat wajah terlihat aneh. Temukan batas ekor alis dengan cara memiringkan pensil alis dengan satu ujungnya bertumpu pada cuping hidung dan ujung pensil lainnya ke sudut luar mata. 5. Arsir bentuknya Membersihkan bulu alis di bagian tulang alis butuh ketelitian ekstra. Gunakan concealer berbentuk batang atau pensil putih untuk mengarsir bagian tersebut, dan memperjelas helai rambut yang tersisa. 6. Bersihkan Dengan menggunakan alat bantu pinset maupun pisau cukur khusus alis, bersihkan bagian tulang alis. Menggunakan pisau akan memakan waktu lebih cepat, namun pertumbuhan bulu juga lebih cepat, sedangkan mencabut dengan pinset akan memperlambat pertumbuhan bulu alis. Tip Melukis Alis Cantik
|
Diposting oleh
KURNIA TRIYULI
di
05.57
0
komentar
Langganan:
Postingan (Atom)
